ketika ku miliki ratusan juta waktu.

Kasihan ya, aku akan mengkasihani diriku jika aku menjadi org lain, masalahnya aku tidak pernah tahu rasanya menjadi orang lain. 

aku betulan sedih atas diriku yang sebenarnya kehilangan banyak hal, yang lebih tepatnya seribu  kesempatan... 

kesempatan waktu, kesempatan untuk mengenal lebih dekat atau mungkin lebih cepat, kesempatan lebih maju.. 

walaupun sebenarnya aku juga tidak tahu lebih baik mana langkahku dulu atau langkah yang tak pernah kupilih... 

namun yang pasti luka di hidupku membangun jiwaku sebagai jiwa yang tidak terlalu lemah dengan rasa apapun, terlalu banyak hal bahkan yang bisa aku atasi dengan satu tarikan nafas, 1000 jalan keluar bisa terlintas di kepala ku saat di hadang raksasa bahkan tornado besar, aku rasa aku betulan tangguh daripada orang orang yang punya tanggung jawab untuk keliling lapangan di kampus 90x di  malam-malam yang mereka pilih, tentunya belum tentu benar karena aku belum pernah menjadi mereka. 

aku juga sangat bersyukur atas kepunyaan ku sekarang, kepunyaan ratusan juta waktu yang aku bisa berikan kepada kantuk, benar benar menikmati kasur ini tanpa harus memikirkan apakah aku harus memilih jalan lain kedepannya.. 

aku bersyukur atas kepunyaan diriku sepenuhnya, tidak perlu lah aku takut menjadi bagian dari jiwa yang lain, aku menjadi aku seutuhnya tanpa ada jiwa yang lain... 

tuhan, jika aku harus mengulang waktu, aku tidak mau... 

karena aku akan mengambil jalan yang sama karena kebodohan ku dulu sangat tidak setara dengan apa yang aku tahu sekarang, kecuali jika aku mengulang waktu, aku sudah tahu segalanya... 

namun perasaan ku dulu pasti berbeda dengan sekarang bukan? perasaan-perasaan dalam pengaruh setraline, perasaan-perasan dimana aku benar benar takut saat menenggak obat penenang yang mengalir dalam darah ku, mengalir keseluruh pembuluh darah perifer, mengalir terus sampai menjadi udara kotor, kotori bumi ini, semua perasaan ku yang hilang bersamanya... 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

biarkan kepala ku diam.